Penggunaan Teorema

Dalam geometri, teorema berarti sebuah pernyataan yang dapat dibuktikan atas dasar asumsi yang dinyatakan secara eksplisit. Dengan menggunakan definisi dan asumsi sebagai alasan, kita membuktikan teorema-teorema dasar. Begitu kita menggunakan setiap teorema baru untuk membuktikan lebih banyak teorema lagi, proses membuktikan akan terus berkembang.
Tapi tahukan anda? Jika suatu teorema baru digunakan untuk membuktikan teorema sebelumnya, urutan logika akan menjadi tidak sistematis.
Sebagai contoh, teorema “jumlah ukuran sudut-sudut suatu segitiga sama dengan ” digunakan untuk membuktikan “jumlah ukuran sudut-sudut suatu pentagon adalah ”. Selanjutnya, hal ini membuat kita bisa membuktikan bahwa “setiap sudut suatu pentagon beraturan berukuran ”. Namun demikian, urutan logika akan menjadi kacau jika kita mencoba menggunakan teorema terakhir untuk membuktikan teorema yang pertama atau teorema yang kedua..

Sumber bacaan:

Rich, Barnett. 2005. Geometry Barnett Rich Schaum’s Easy Outlines. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s