PENGGUNAAN DIAGRAM ALUR UNTUK MEMPERKENALKAN PERSAMAAN LINIER PADA SISWA SMP KELAS VII

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang akan dijumpai pada setiap tingkat pendidikan. Belajar matematika merupakan kegiatan mental yang tinggi, sebab matematika berkaitan dengan konsep-konsep yang abstrak yang berkenaan dengan ide-ide, struktur-struktur dan hubungan-hubungan yang diatur secara logis yang akan membawa terjadinya proses pembelajaran matematika itu. Menurut Piaget (dalam Lambas, 2004; 4) mengemukakan bahwa ada empat tahapan perkembangan kognitif anak yaitu: (1) tahap sensori motorik berlangsung sejak manusia lahir sampai berumur 2 tahun. Pada tahap ini pemahaman anak mengenai berbagai hal terutama bergantung pada kegiatan (gerakan) tubuh beserta alat-alat indra. (2) tahap pra-operasianal berlangsung dari usia 2 sampai 7 tahun. Pada tahap ini dalam memahami sesuatu seorang anak itu tidak lagi bergantung pada kegiatan (gerakan) tubuh atau inderanya, dalam arti anak sudah menggunakan pemikirannya dalam berbagai hal dan juga pada tahap ini anak masih bersifat egosentris. (3) tahap operasional konkret berlangsung dari usia 7 sampai 12 tahun. Pada tahap ini anak sudah bisa berpikir logis dalam berbagai hal termasuk hal yang agak rumit, tetapi dengan syarat hal-hal tersebut disajikan secara konkret. (4) tahap operasional formal berlangsung pada usia 12 tahun ke atas. Pada tahap ini anak sudah mampu berpikir logis tanpa kehadiran benda-benda konkret.

Berdasarkan tahap perkembangan kognitif di atas, maka siswa SMP dapat digolongkan pada tahap operasional konkret. Untuk memahami konsep abstrak tersebut dapat dilakukan dengan pendekatan induktif yaitu dalam proses pembelajaran memerlukan fakta melalui benda-benda kongkret (nyata) sebagai perantara atau visualisasinya sebagai jembatan bagi siswa berfikir abstrak. Misalnya dengan penggunaan alat peraga dalam proses pembelajaran. Alat peraga adalah suatu alat bantu pembelajaran yang dapat diserap oleh mata dan telinga dengan tujuan membantu guru agar proses belajar mengajar siswa lebih efektif dan efisien. Dimana salah satunya penggunaan alat peraga dalam memperkenalkan persamaan linier dengan menggunaan diagram alur pada siswa SMP kelas VII

PENGERTIAN DAN FUNGSI ALAT PERAGA

Alat peraga merupakan bagian dari media. Menurut Pujuati (2004:5) media pengajaran diartikan sebagai semua benda yang menjadi perantara terjadinya proses belajar, dapat berwujud sebagai perangkat lunak, maupun perangkat keras. Alat peraga merupakan bentuk dari media pengajaran berdasarkan fungsinya. Menurut Djoko Iswandi (dalam Pujiati,2004:5) alat peraga matematika adalah seperangkat benda kongkret yang dirancang, dibuat, dihimpun atau disusun secara sengaja yang digunakan untuk membantu mananamkan atau mengembangkan konsep-konsep atau prinsip-prinsip dalam matematika.

Secara umum fungsi alat peraga adalah: (1) sebagai media dalam pemahaman dan menanamkan konsep-konsep matematika, (2) sebagai alat bantu pembelajaran dan penunjang pencapaian tujuan, (3) sebagai media untuk menunjukkan hubungan antara matematika dengan dunia di sekitarnya serta aplikasi konsep dalam kehidupan nyata. Akan tetapi, fungsi utama alat peraga adalah untuk menurunkan keabstrakan konsep agar siswa mampu menangkap arti konsep tersebut. Dengan adanya alat peraga, hal-hal yang abstrak dapat disajikan dalam bentuk model-model yang berupa benda konkret yang dapat dilihat, dipegang, diputarbalikkan sehingga dapat lebih mudah dipahami siswa.

Penggunaaan alat peraga dalam pembelajaran matematika harus dipertimbangkan secara tepat, kapan digunakan dan jenis alat peraga yang digunakan harus sesuai, guna mencapai tujuan yang akan dicapai dalam pembelajaran. Dari segi pengadaannya alat peraga dapat dikelompokkan sebagai alat peraga sederhana dan alat peraga buatan pabrik. Alat peraga sederhana biasanya memanfaatkan lingkungan sekitar dan dapat dibuat sendiri, sedangkan alat peraga buatan pabrik pada umumnya berupa perangkat keras dan lunak yang pembuatannya memiliki ketelitian ukuran serta memerlukan biaya yang tinggi.

DIAGRAM ALUR

Menurut Ginting (2009) diagram alur merupakan diagram yang menggambarkan bagaimana proses menjelaskan suatu materi dari awal sampai akhir. Setiap diagram alur harus mempunyai titik awal dan titik akhir (start and stop). Diagram alur terbagi atas 2 (dua) jenis, yaitu: diagram alur program (program flow chart) menggambarkan urutan pengerjaan dari suatu program dengan memanfaatkan symbol-simbol tertentu dan diagram alur system (system flow chart) merupakan diagram alur yang menggambarkan system secara keseluruhan. Dapat dikatakan diagram alur system menggambarkan system secara umum sedangkan diagram alur program menggambarkan system secara rinci.

PENGGUNAAN DIAGRAM ALUR UNTUK MEMPERKENALKAN  MATERI PERSAMAAN LINIER TERHADAP SISWA

                Banyak siswa merasa kesulitan menyelesaikan sebuah persamaan dalam aljabar karena mereka tidak tahu bagaimana menemukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannnya. Berikut merupakan sebuah teknik sederhana tetapi efektif untuk memperkenalkan persamaan linier yang diperkenalkan oleh Max A Sobel dan Evan M Maletsky yaitu dengan memakai diagram alur.

Sederetan tahap-tahap yang dibuat dalam diagram alur digunakan untuk menganalisis langkah-langkah yang benar untuk menyelesaikan persamaan. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk pembuatan diagram alur dalam memperkenalkan materi persamaan linier. Buatlah bentuk-bentuk lingkaran dan persegi panjang dari kertas untuk digunakan sebagai input, output dan operasi.bentuk-bentuk tersebut diletakkan pada papan tulis agar menjadi sebuah diagram alur. Sebagai alternative, gambar bentuk bentuk lingkaran dan persegi panjang dibuat pada selembar transparansi dan diletakkan di atas proyektor. Berikut ini sebuah ilustrasi, tentu saja ilustrasi ini dapat dibuat lebih bervariasi dan dapat diperluas. Untuk setiap operasi yang diberikan, operasi invers yang terkait diperlukan.

Buat suatu diagram alur yang menggunakan dua operasi. Murid-murid diminta menuliskan persamaan yang terkait.

 

Dari empat operasi yang tersedia, terdapat 12 operasi yang berbeda dengan x sebagai input. Anda dapat menanyakan pada siswa, pasangan operasi yang manakah akan menghasilkan penyelesaian yang sama dan mengapa ?

Selanjutnya tulis beberapa persamaan yang mungkin, misalnya seperti yang disajikan di bawah ini, dan mintalah murid-murid membuat diagram alur yang sesuai.

                               3(x + 6) = 18                                             

Aktivitas di atas memberi murid-murid format fisik yang mudah untuk menyelesaikan persamaan yang abstrak. Latihan pada tahap ini menghasilkan penampilan yang berarti dalam menulis dan memahami persamaan pada soal-soal cerita. Sesudah murid-murid memiliki pengalaman dalam menggabungkan persamaan, tanyakan kepada mereka bagaimana memisahkannya. Hal ini merupakan ide dasar yang mudah ditunjukkan dengan diagram alur, sehingga mengarahkan kepada model konkret dalam menyelesaikan persamaan.

Untuk menunjukkan langkah-langkah dalam mencari penyelesaian, mulailah dengan sebuah diagram alur pada persamaan yang dimaksud. Kemudian dengan output, baliklah urutan langkah-langkahnya, dan pergunakan invers operasinya

DAFTAR PUSTAKA 

Ginting, Perlanjasira. 2009. Apa itu Diagram Alir?. (Online),http://prodisi.wordpress.com/category/tanya-jawab-si/pemrograman/apa-itu-diagram-alir/, diakses 6 Desember 2011

Lambas.2003. Kurikulum 2004 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta.

 Pujiati. 2004. Penggunaan Alat Peraga dalam Pembelajaran Matematika SMP. (Online),http://p4tkmatematika.org/downloads/smp/AlatPeragaMatematika.pdf , diakses 6 Desember 2011

 Sobel, Max A dan Maletsky, Evan M. 2004. Mengajar Matematika:Subuah Buku Sumber Alat Peraga, Aktivitas dan Strategi. Jakarta: Erlangga.

2 thoughts on “PENGGUNAAN DIAGRAM ALUR UNTUK MEMPERKENALKAN PERSAMAAN LINIER PADA SISWA SMP KELAS VII

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s